Sedih sekali Indonesia ini. Kemarin, 19 April 2016, seperti diberitakan oleh Agen Poker Terbaik dan terpercaya, seorang pemuda yang menggunakan pin dengan gambar palu dan arit di dada
kanan harus menelan pil pahit dimaki dan ditempeleng oleh Ketua Umum LSM
KPK, Mochammad Firdaus Oiwob. Pelapor Zaskia Gotik atas tuduhan
pelecehan Pancasila itu dengan penuh emosi langsung turun dari mobil dan
menghentamkan tangannya ke wajah pemuda yang mengendarai motor
tersebut.
Dan juga seorang sosiolog bernama Uri Sedha menyatakan bahwa sudah tak sepatutnya
Firdaus melakukan hal tersebut. Sebab, ada baiknya tak main asal pukul
dan lebih baik bertanya dulu ke pemuda tersebut apa maksud menggunakan
pin palu arit itu.
"Yah, jika benar ya seharusnya ditanya dulu secara baik-baik," katanya saat dihubungi, Selasa (19/4).
Tapi meskipun demikian, dia juga menegaskan bahwa kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan
kebenarannya. Sebab, masih banyak kejanggalan dari kejadian yang
direkam di sebuah video yang diunggah di Youtube tersebut.
"Yah harus dicek dulu kebenarannya," ujarnya.
Seperti
diketahui, Aksi tersebut terekam dalam video tersebut berdurasi 6 menit 6 detik.
Dikutip dari akun Juwido Lee Lsm Kpk, Selasa (19/4), para anggota LSM
ini langsung turun dari kendaraannya dan menemui pemuda yang mengendarai
motor. Mereka meminta pin tersebut dicabut, dan menginterogasinya di
depan umum.
Tak lama Ketua Umum LSM KPK, Mochammad Firdaus Oiwob
keluar dari mobil dan memarahinya. Tidak puas, Oiwob menempeleng
kepalanya berkali-kali, lalu menjambak rambutnya.
"Kamu orang Indonesia? Kenapa pakai pin PKI?" teriak Oiwob dengan nada tinggi, lalu tangannya menempeleng dari belakang.
Kejadian
itu mengundang sejumlah pengendara mendekat, namun mereka tak berani
melerai kejadian itu. Bahkan, seorang pejalan kaki ikut menempeleng
kepalanya. Polisi yang berpatroli pun tidak menghentikan aksi kekerasan
tersebut. Oiwob mengaku sebagai anak tentara yang ayahnya ikut serta
memberantas PKI pada 1965.
"Ini NKRI, bukan PKI broo," ucap Ketum tersebut.
Baca selanjutnya di........

No comments:
Post a Comment