Agen Poker mewawancarai Wakil Presiden Jusuf Kalla 21 April 2016 tadi pagi, beliau kaget mendengar adanya aliran dana Rp 3,6 triliun yang diduga untuk peredaran narkoba di Indonesia. Dia mengatakan, belum mendapat informasi sama sekali tentang hal tersebut.
"Saya belum terima laporannya. Dari mana laporan itu?" kata JK di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (21/4/2016).
Aliran dana tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso. Temuan itu sudah diberitahukan pada Badan Nasional Narkotika (BNN).
JK pun meminta aparat penegak hukum
responsif dan menindaklanjuti laporan tersebut. "Ada laporan atau
tidak selama ada aliran yang mencurigakan, apakah BNN atau Kejaksaan
atau polisi, wajib menelusuri," tandas JK.
Temuan tersebut
ditengarai menggurita ke beberapa pihak. Adapun mereka yang patut diduga
terlibat dalam transaksi mencurigakan itu ada dua orang.
"Saat ini sedang didalami," kata Agus, Rabu 20 April 2016.
Meski
demikian, saat disinggung gurita pihak-pihak terkait temuan itu, Agus
tak mau berkomentar. "Silakan dikonfirmasi ke BNN," ujar Agus.


No comments:
Post a Comment